
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa menyelenggarakan kegiatan International Conference dengan mengangkat tema “Mengokohkan Masyarakat Muslim Inklusif di Era Perubahan Global: Perspektif Hukum Islam, Ekonomi Syariah, dan Pendidikan Islam.” pada 10 September 2026 di STAI Al-Azhar Gowa Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperluas wawasan, memperkuat kolaborasi ilmiah, serta membahas tantangan masyarakat Muslim dalam menghadapi dinamika perubahan global.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula STAI Al-Azhar Gowa ini menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar dari berbagai bidang keilmuan sebagai pembicara. Konferensi tersebut mengangkat perspektif hukum Islam, ekonomi syariah, dan pendidikan Islam sebagai landasan dalam membangun masyarakat Muslim yang inklusif, moderat, dan berdaya saing.
Ketua STAI Al-Azhar Gowa, Dr. Hj. Zaenab, Lc., M.Th.I., hadir sebagai keynote speaker. Dalam kegiatan ini, beliau memberikan perspektif akademik mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai Islam dalam merespons perubahan global serta mendorong terciptanya masyarakat Muslim yang terbuka, harmonis, dan berkemajuan.

Adapun pembicara yang hadir dalam konferensi internasional ini adalah Prof. Dr. Khalidah Hamad Khalaf Al-Zaidi, pakar hukum Islam dan dosen di Universitas Diyala (University of Diyala), Irak; Dr. H. Rahman Ambo Masse, Lc., M.Ag., pakar ekonomi syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar; serta Dr. Jumadil, S.S., M.Pd.I., dosen PAI STAI Al-Azhar Gowa.
Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memperkaya diskusi akademik melalui pertukaran gagasan dan pengalaman dari berbagai latar belakang keilmuan. Pembahasan lintas disiplin ini juga menjadi kesempatan untuk mengkaji kontribusi hukum Islam, ekonomi syariah, dan pendidikan Islam dalam menjawab persoalan sosial, ekonomi, serta pendidikan di tengah arus globalisasi.
Melalui kegiatan International Conference ini, STAI Al-Azhar Gowa menegaskan komitmennya untuk mengembangkan tradisi akademik yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, memperkuat jejaring akademik internasional, serta melahirkan pemikiran yang relevan bagi kemajuan umat dan masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan dan kerja sama berkelanjutan dalam membangun masyarakat Muslim yang inklusif, moderat, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.